Cinta Tak Sepadan



Selama mata ini masih bisa memandang sejuknya wajahmu
Selama tangan ini masih bisa melukiskan eloknya pesonamu
Selama hati ini masih bisa merasakan getaran cintamu
Aku tak akan pernah berhenti untuk selalu mengagumi keanggunanmu

Aku mengerti akan ada pergi setelah datang
Aku mengerti akan ada bulan setelah matahari
dan aku juga  mengerti selalu ada kesedihan di balik kebahagiaan
tapi satu yang selalu aku tak mengerti
sampai kapan aku selalu di balik pohon ini hanya untuk memperhatikanmu

Andai saja tuhan merestuiku
Andai saja kakiku ini tidak seperti batu ketika aku ingin menghampirimu
Dan andai saja mulut ini tidak dingin seperti es ketika aku ingin memanggil
Tapi apa daya.. aku hanya bisa berandai-andai ketika jauh di sampingmu
Semua kekuatanku hilang bak diterjang badai besar
Akupun hanya bisa mengungkapan rasa ini lewat angin yang mampir ke tubuhku
Aku sayang kepadamu wahai tulang rusukku
meski kau tak tahu itu.

Tapi memang sudah takdirku
Tuk menjadi sesuatu yang tak dapat kau peluk
Tuk menjadi sesuatu yang tak pernah kau rindu

Aku hanya ingin kau tahu
Bahwa aku mencintaimu dan akan selau menyayangimu
Walau tak mungkin bagimu tuk berbalik dan menatap mata ku


(Tulisan ini pernah dimuat di buku antologi puisi Secret Admirer 2014)

0 komentar:

Posting Komentar